Sepertinya hidupkupun mulai berubah lagi
Iya, layaknya hal dinamis lainnya dimana aka nada sebuah
pergerakan
Pergerakan yang kuharapkan dan yang aku rencanakan sebagai
kemajuan
Bukankah aku pernah bilang bahwa aku tidak suka perubahan?
Namun aku selalu merindukan perkembangan yang lebih matang
Beberapa fase hidup yang ku coba lakukan dengan akselerasi
Dan sekarang … Aku merindukanmu
Iya, kamu yang hari ini menemukan ini,
Hari ini aku merindukanmu
Kamu dimana?
Aku ketakutan, sepi, dan sendirian,
Namun aku tak bisa memanggilmu, kamu siapa?
Bagaimana aku akan memanggilmu? Aku bahkan tidak mengenalmu
Aku pernah mencoba mendefinisikan dirimu dalam sosok lain
yang aku temui
Sekalipun getaran ini berhasil dimanipulasi, seakan aku
menemukanmu
Tapi aku tidak bisa berbohong selamanya
Itu bukan kamu, bukan mereka yang aku cari
Itulah sebabnya, kukagumi mereka sebentar lalu kutinggalkan
Tapi aku, hatiku hanya merindukanmu
Yang denganmu akan dekat jalanku menuju Tuhanku
Tapi, jujur kadang akupun tergoda
Mataku tak berhjenti menatap saat mereka berlalu
Maafkan aku
Seharusnya jadi adil saat seorang pria menundukkan
pandangannya
Seorang wanita menahan dirinya agar tidak dipandang
Dan aku, lagi pula apa yang bisa dilhat?
Aku bahkan tidak cantik, tidak tinggi, dan tidak terlalu
pintar
Aku adalah sosok yang
tidak bisa dikagumi dalam sekali pandang
Bukankah sudah kubilang akan sulit memasukkan aku pada baris
pertama
Baiklah, sekarang akan kuceritakan apa yang aku temukan
Aku belajar banyak akhir-akhir ini
Sesuatu yang cukup banyak, aku mulai belajar filosofi
Itu untuk menstimulasi pemikiranku
Katanya hanya seorang pencinta yang bisa mengerti tentang
apa yang akan dicintainya
Dan untuk mengerti, aku harus mengenalinya, mempelajarinya,
membuat analisa sehingga aku bisa mengerti
Dan kali ini yang ingin kucapai adalah Dia
Otakku ini terlalu sayang bila kubiarkan hanya terbatas
memikirkan tentang dunia kedokteran gigi dan selainnya
Otakku yang pintar ini seharusnya bisa kujadikan sebagai
sarana untuk menemukan-Nya
Harus
Jika tidak akan sangat disayangkan sekali
Karena itulah mulai saat ini aku mulai belajar
Dan mulai menganalisa semuanya
Semoga Ia merestuiku
Semoga Ia merestuiku
Ahh iya, adikku dia di Al Azhar, aku rasa diapun sedang
belajar beradaptasi disana
Dia harus belajar menahan diri dan belajar menjadi dewasa
Beberapa fase dalam hidup kami mungkin terlewat
Namun tak apa, jika itu juga berarti akan lebih cepat bagi
kami untuk berjalan menuju Tuhan
Aku tidak ingin belajar semua itu dengan menunggu tubuhku
yang menua
Tidak akan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar