Yang patah tumbuh, dan yang hilang berganti
Dan aku bukan tipe orang yang akan patah hati terlalu lama
Rasanya sesuatu menghangatkan hatiku lagi
Sepertinya bunga-bunga bermekaran dalam
hatiku
Meskipun aku tahu,
bunga-bunga itu indah saat mekar, namun
saat mereka berguguran … itu menyedihkan
Kupikir hatiku akan sama
Bagaimana cerita ini akan jadi cerita yang berakhir bahagia?
Satu hari rasanya aku jatuh cinta, namun di hari lain … hatiku
patah begitu saja
Hati ini mudah sekali
jatuh pada seseorang yang menatap mataku jauh
Ingin sekali balas menatap namun tak berani
Aku ingin tahu apa yang kau lihat dari mataku
Merindu namun bisu
Aku ingin kau tahu bahwa hatiku merasa bahwa kau mendengarnya
Hatiku tak bisa menjelaskannya
Seberapa ingin aku mengatakan bahwa aku ingin mendengarkan
hatimu juga
Ingin ku katakan mari kita duduk bersama dan menunggu pagi
Mari kita membicarakan bintang dan bepergian antar galaksi
Hatiku menatapmu tapi entah mengapa ini menyedihkan sekali
Perasaan ini membuatku sedih
Jatuh cinta itu menyedihkan
Namun tak jatuh cinta, rasanya kesepian
Siapa kau?
Aku bertemu banyak orang tapi mengapa rasanya seolah tatapanmu saja yang menembus sampai ke hatiku
Allah pasti tidak suka ini
Ampuni aku Ya Allah
yang sering mencuri kesempatan untuk menatapnya
Bagaimana bisa Engkau menciptakan makhluk seperti itu
Meski tak menunjukkannya dengan jelas
Aku rasa kau melihatku kan?
Kau merasakan kehadiranku
Astagfirullah ...
Sepertinya aku juga yang terlalu percaya diri
Apakah dia sudah punya pacar? Entahlah,
Tapi orang seperti dia tidak mungkin tidak punya
Dia keren, berbeda sekali denganku
Aku single karena emang ga ada yang deketin, meskipun kalau ada aku juga akan tetap memilih single
Karena meskipun patah hati, itu bukan sesuatu yang tidak bisa kuhadapi
Aku patah hati tapi itu sama sekali bukan masalah
Bukannya selama ini aku masih baik-baik saja
O iya, sebelum ku akhiri tulisanku malam ini
Aku akan memberikan clue, karena mungkin saja beberapa waktu ke depn dia akan menjadi kenangan
Dan kebanyakan kenangan hanya tersimpan di sebuah tempat yang jauh dan hampir dilupakan
Jadi sebelum aku lupa,
sejak pertama ketemu dia sudah eye catching,
Tinggi, bersih, keren,
Aku berpapasan dengannya beberapa kali
Tidak sengaja bertatapan beberapa kali
Dan selalu berkaitan denan musholla
Pas mau sholat zuhur, habis sholat ashar, pas bukber musholla, pas ngambil kertas tutor, pas aku buru-buru keluar kampus hari jumat karena jemput mama di hotel roditha, aku lewat di sampingnya
Kurasa, ia merasakannya
Astagfirullah, meningat anak itu membuatku tersenyum lagi, padahal dia mungkin sebaya dengan adikku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar